Saat aku mulai putus asa, berpikir tuk menyerah, aku mulai banyak bertanya pada Tuhan.
“Tuhan, mengapa harus begini?”, Tuhan jawab “Agar kau kuat, agar kau kembali ingat padaKu”.
“Tuhan, mengapa harus aku?”, Tuhan jawab “Karena Aku tahu kamu kuat, dan Aku menginginkanmu lebih kuat”.
“Tuhan, tapi sampai kapan? Apa akhir dari semua ini?”, Tuhan jawab “Bersabarlah. Ingat kembali janjiKu. Aku menunggumu dengan kejutan yg lebih indah dari yg kau bayangkan. Jika bukan sekarang, pasti nanti. Bersabarlah!”
Segera ku hapus airmataku, ku tata kembali hatiku, bersyukur atas semua nikmat dan cobaanNya, kemudian yakin bahwa Tuhanku Yang Maha Penyayang tak mungkin membiarkanku terlalu lama jatuh tanpa merencanakan sesuatu untuk kebahagiaanku.
Ah Tuhan, betapa cobaan ini mampu membuatku semakin yakin, Kaulah Maha Indah. Love You Rabbi
Entahlah ketika keputus asaan melanda , ketika aku merasa menyerah adalah jalan salah satunya oh sungguh Ternyata aku salah benar” salah jadi ku akan terus melangkah dengan menyebut Nama-Nya

kesabaran tiada batas, nice simple article… salam kenal, salam silaturahim ^_^
setuju
bukan kesabaran klo masih berbatas, wallaikumsallam, salam kenal dan terima kasih sudah sungkan mampir & berkomentar ^^
bersilaturahim, memanjangkan usia dan mengundang keberkahan ^_^
Hello There. I found your blog using msn. This is an extremely well written article. I’ll be sure to bookmark it and return to read more of your useful info. Thanks for the post. I will certainly return.