Dear Ladies :’)

yah mungkin ini cuman sekedar pengingat buat perempuan di luar sana , yah yang mungkin dan terkadang ga pernah mengerti apa yang sebenarnya ada di dalam hati seorang lelaki, kata” yang terlontar disini insyaAllah bisa mewakilkan semuanya dan membuat anda anda para penonton di luar sana juga berjoget riaa ~ maaf kebawa suasana hahaha
maksudnya ini dibuat khususnya buat  perempuan biar  sadar yaaa hehehe :p (no judging just kidding)

Kami tidak suka dibandingkan dengan tokoh-tokoh pemeran utama berbadan mustahil di film twilight anda. Karena kami tau, badan seperti seperti itu mustahil tanpa suntikan steroid.

We can’t offer you a six pack stomach, the thing that we would give to you are a chubby belly and a warm heart. Full of love. Take it or leave it.

Dear ladies,

Kami tidak suka dibandingkan dengan tokoh-tokoh korea berambut gay itu. In fact, kami tidak suka dibandingkan dengan lelaki manapun! Tolong jangan sebut-sebut lelaki manapun didepan kami meskipun kalian bermaksud hanya menyindir kami.

Si dia rajin shalat, si dia jago nyanyi, si dia penyayang. Stop it!

We don’t like being compared to any man out there! Because competition is in our blood. We compete with million of other sperm to be a human being.Membuat kami cemburu hanya akan menggali kuburmu sendiri.

Dear ladies,

Tolong jangan memaksa kami untuk memilih antara kalian dan hobi kami. Atau memilih kalian dengan teman-teman kami. Karena pria tidak dilahirkan untuk bisa multitasking!

Perhatikan, jika kami bersamamu, apakah kami akan sibuk dengan handphone kami sendiri dan smsan dengan teman-teman kami? Tidak bukan?

Ketika kami pengen main game, tolong biarkan. Ketika kami ingin berpetualang dengan teman-teman kami, tolong ijinkan. Karena percayalah, sejauh apapun kami bermain dan berpetualang, kami akan kembali duduk bersandar di pangkuan kalian.

Menikmati lembutnya sentuhan kalian yang bisa menghilangkan semua penat kami.

Dear ladies,

Kami bukan Dedy Corbuzier. Kami bukan pembaca pikiran. Katakan apa yang kalian mau. Jangan bersikap seolah kalian ingin kami tau apa yang kalian mau. Kenapa ngga ngomong aja sih pengennya apa?

Dear ladies,

Jadikan kami pacar, bukan pembantu. Bukan pula supir pribadi, apalagi tukang ojek. Kami tidak suka wanita manja, yang semena-mena. Ingin dianterin? Minta.

Jangan berharap untuk kami mengerti jika kalian tidak berbicara. Kami bukan pemecah kode, yang selalu mengerti apa yang kalian mau.

Sometimes, use your brain, not only your heart.

Dear ladies,

Kami ingin kalian ada di pinggir lapangan, ketika kami bermain bola. Meskipun kami tau betapa tidak sukanya kalian duduk sendirian melihat kami bermain. Tapi sodoran handuk bersih dan minuman dingin tanpa diminta ketika istirahat akan membuat kami sangat mencintai kalian. Percayalah.

Dear ladies,

Tolong jangan tanya pertanyakan “Aku gendut ya?” kepada kami. Karena kami tau itu adalah jebakan betmen. Pertanyaan itulah alasan kenapa cermin dan timbangan diciptakan. Daripada menanyakan pertanyaan itu, kenapa tidak tuangkan saja racun sianida ke tenggorokan kami?

Dear ladies,

Tidak semua dari kami berhati lembut. Dan bisa bersifat romantis. Kami tidak sesempurna Richard Gere atau Gerard Butler. Pria imajinasi seperti itu tidak ada.Hollywod has screwed your minds!

Mengantar kalian pulang naik motor di malam hari ke rumah kalian yang dipinggiran kota itu sepertinya lebih romantis daripada sebuket bunga mawar.Lucky you! Tinggal duduk manis dibelakang. Kami? Harus pulang pergi lagi melewati malam dingin. Sendirian.

Pernah sadari itu? Tidak?

Pernahkah kami mengeluh?

Roses and chocolate? Please think again dear.

Dear ladies,

Pernahkah kalian merasakan kami marah tanpa sebab. Ngambek tanpa alasan. Menyebalkan bukan? Itu yang kami hadapi setiap bulannya. You guys turn into bitches every time your period comes.

Kami terpaksa harus mengerti ketika keadaan kalian seperti itu. Oleh karena itu, sebuah kata maaf dan terima kasih ketika periode itu telah selesai, would be very nice.

Dear ladies,

Jangan menggunakan standar ganda kepada kami. Disatu sisi kalian ingin emansipasi wanita, disisi lain kalian minta tempat parkir khusus wanita.

Ketika kalian berkoar-koar ingin persamaan gender, kalian ingin selalu berjalan disisi dalam jalan dan kami mengambil sisi luar.

Ingin kami ditabrak truk sampah?

Sekali lagi, jangan gunakan standar ganda. We would like to help u, if you ask politely.

Dear ladies,

Sometimes, our ego is bigger than our brain or our heart. Please understand that.

Dear ladies,

Kami benci cewe matre! Sumpah. Kalian tau kenapa laut diciptakan begitu luas? Karena tuhan tau butuh laut yang begitu luas untuk menampung begitu banyak cewe matre! Inget kan? Cewe matre kelaut aje. (akh shit, berasa tua nulis lirik ini)

Dear ladies,

Kami tidak suka sesuatu yang berlebihan. Baik itu lemak, dandanan, atau make up yang berlebih. Sesuatu yang palsu lebih mengerikan lagi.

Coba deh sekali-kali ngaca, muka mu yang putih pucat karena obat itu tidak cocok dengan kulit kuning langsat asli di leher dan lenganmu.

Kami ingin punya pacar, bukan pasien anemia!

Dear ladies,

Kami suka wanita cerdas, yang bisa nyambung diajak ngobrol segalanya. Ngga harus mengerti, tapi setidaknya mendengarkan dan merespon. Jadi, daripada mempertebal bedakmu, tebalkan saja membran-membran dalam otak mu.

Dear ladies,

Seberapapun menyebalkannya kalian ketika PMS, seberapapun cerewetnya dalam mengingatkan kami untuk makan dan belajar. Kami sebenernya percaya itu demi kebaikan kami. We love that attention. We just don’t realize it yet. Not until it’s gone.

Kami ibarat ‘anak kecil’ yang terbungkus dalam tubuh-tubuh pria dewasa. Tetap kekanak-kanakan dengan caranya masing-masing.

Kami ibarat pelaut muda, yang ingin menjadi nakhoda dan memimpin kapal kami sendiri. Berpetualang dari satu pelabuhan ke pelabuhan yang lain.

Tapi percayalah, nanti akan ada suatu pantai kecil, dimana sang pelaut akan berhenti berpetualang dan akhirnya membuat sebuah pondok kecil. Dan beristirahat disana. Selamanya.

Dan dengan ini, mewakili semua pria, aku akan berkata..

“Kepadaku, kau titipkan hati mu, hanya ada satu syaratku untukmu. Percayalah

10 koleksi kalimat inspiratif

 

 

1. Pagi ini, saya bangun dalam keadaan sangat baik. Saya bangun dengan hati yang senang. Seperti mentari pagi yang menjalankan tugasnya menyinari semesta, saya pun bangun dan segera menjalankan tugas dan aktivitas saya hari ini. Saya akan melakukan tugas saya dengan sebaik-baiknya.

2. Saya adalah orang yang penuh motivasi. Setiap hari motivasi saya makin berkobar. Saya sangat YAKIN dan PERCAYA kalau apa yang saya impikan nanti bakal menjadi kenyataan. Saya percaya itu. Keyakinan ini bahkan sudah mengakar ke alam bawah sadar saya. Setiap kali saya merasa lemas, alam bawah sadar saya mengingatkan dan memberi motivasi kalau “saya bisa!”, bahwa “saya adalah seorang pemenang.”

3. Ketika saya berbicara, suara saya terdengar jelas, kuat, dan percaya diri. Saya sekarang percaya diri dalam segala situasi. Sebab saya adalah pemimpin yang memimpin dengan penuh kepercayaan diri.

4. Saya sekarang hidup dipenuhi keyakinan, kepercayaan dan kepastian. Saya sekarang orang yang percaya diri dan tegas. Dan hari ini saya menggunakan 100 % kapasitas diri saya. Tiap berjalan dan bergerak, saya menjalankannya dengan penuh keyakinan, namun tetap tenang. Saya sekarang adalah sosok yang kuat, mengesankan, dan lebih menarik setiap harinya. Kepercayaan diri dan kemampuan saya terus meningkat secara drastis tanpa henti.

5. Setiap hari saya bertambah baik dan makin bertambah baik. Saya menetapkan tujuan yang jelas dan membangun motivasi kuat untuk meraih apa yang saya inginkan. Sekarang segalanya menjadi jelas. Apa yang saya bayangkan dulu, kini kian dekat menjadi kenyataan. Lebih dekat dan makin dekat. Dan saya percaya SAYA BISA mendapatkannya. Tiap saat saya menerima banyak sekali anugerah dan kebaikan dalam hidup ini. Seluruh tubuh saya sekarang jadi tahu, apa misi dan tujuan saya hidup di dunia ini.

6. Saya percaya pada keyakinan kuat yang tertanam dalam diri saya. Berkat motivasi yang bertambah kuat setiap saat. Apapun yang saya percaya bisa dapatkan, saya yakin bisa saya dapatkan. Saya menciptakan “keberuntungan” saya tiap hari. Saya mencapai tujuan-tujuan saya dengan penuh riang gembira. Saya visualisasikan apa yang saya inginkan dan saya melakukan ACTION seperti dalam visualisasi tersebut. Dengan keyakinan ini saya bisa mewujudkan kenyataan apapun yang saya mau.

7. Semua yang saya butuhkan ada dalam diri saya sekarang. Saya adalah sosok yang bersahabat, terbuka, dan percaya diri. Saya juga pemberani dan tegas. Dengan semua ini saya mampu mengubah apapun dalam hidup saya seperti yang saya inginkan. Dan saya siap menerima tanggung jawab untuk perubahan hidup yang saya akan alami nanti.

8. Saat saya berbicara dengan orang lain, saya menatap mata lawan bicara saya dan berbicara dengan percaya diri. Saya buat momen itu menjadi begitu menyenangkan. Dalam tiap gerakan tubuh yang saya lakukan, saya melakukannya dengan tenang dan penuh percaya diri. Setiap kali kelopak mata saya tertutup dan saya menghirup udara dalam-dalam, kepercayaan diri saya bertambah kuat dan memenuhi seluruh bagian-bagian dalam tubuh saya. Saya melihat diri saya sekarang adalah sosok penuh percaya diri, punya keyakinan, dan berani mengambil tindakan.

9. Setiap hari, energi percaya diri dan rasa antusias saya meningkat drastis. Sebab saya punya komitmen untuk terus meningkatkan kemampuan diri saya setiap hari. Apa yang saya bayangkan bisa saya lakukan, pasti saya bisa lakukan. Dan saya melakukannya dengan konsisten dan penuh keberanian.

10. Ekspresi wajah saya saat ini menggambarkan rasa yakin dan percaya diri. Sekarang saya mengalami masa-masa paling menyenangkan dalam hidup saya. Dan momen ini menginspirasi saya untuk lebih percaya diri dan memiliki harga diri. Saya berbicara pada diri saya dan orang-orang di sekitar saya dengan keyakinan. Saya sekarang mengontrol seluruh diri saya. Perkataan saya, pikiran saya, dan perasaan saya, semuanya ada dalam kendali saya. Rasa percaya dalam diri saya ini bukan hanya menginsiprasi saya sendiri, namun juga menginspirasi setiap orang yang saya temui

merangkul cara baru

“Malam itu panjang, maka janganlah engkau memendekkannya dengan tidurmu. Siang itu bersih, maka janganlah engkau mencemarinya dengan dosa-dosamu”. “Padang di dunia ditempuh dengan jalan kaki, padang di akhirat ditempuh dengan hati”

“Dunia adalah pemimpin orang yang mengejarnya dan pelayan orang yang menolaknya. Dunia itu mengejar dan dikejar. Barang siapa mengejarnya, ia akan menolak; dan barangsiapa menolaknya, ia akan mengejarnya”. “Ahli dunia menemukan indahnya kalam, ahli akhirat menemukan indahnya makna”

“Jika kamu menyendiri dengan hal yang mencurigakan dalam kegelapan, sedang hawa nafsu mendorongmu untuk berbuat melampaui batas, maka malulah kepada penglihatan tuhan. dan katakan kepada dirimu, “Sesungguhnya Tuhan yang menciptakan kegelapan melihatku.”

“Hai orang yang pernah melihat ‘UMAR’ saat mengenakan jubahnya yang sederhana, lauk yang disantapnya cuma minyak (seadanya) dan gubuk adalah tempat tinggalnya. Kisra goyah di atas singgasananya karena Gentar, dan raja-raja romawi takut padanya”. Amirul Mukminin ‘Umar ditikam, darahnya mengalir deras bagaikan air mengalir. Akan tetapi apa yang dikatakannya? Air matanya bercucuran dan ia mengatakan: “Aduhai, sekiranya ibuku tidak melahirkanku! Aduhai kiranya aku tidak mengenal kehidupan! Aduhai kiranya aku tidak menjabat khalifah! Darahnya mengucur dan air matanya mengalir deras, tetapi dia bertanya: “Apakah aku sudah shalat?” karena dia ditikam pada raka’at pertama dan belum menuntaskan shalatnya. Dia tidak menanyakan istrinya, kedudukannya, rumahnya, gedungnya, kekhalifahannya, tapi apakah dia telah menyelesaikan shalatnya?.

Mereka yang hadir menjawab: “Allah membantumu untuk menyelesaikan shalatmu.” Dalam sekaratul mautnya dia mengatakan: Shalat! Shalat! “Takutlah kepada Allah! Janganlah sampai shalat ditinggalkan, karena tiada bagian dalam islam bagi orang yang meninggalkannya. Barangsiapa yang memelihara shalatnya, maka Allah akan memeliharanya, dan barangsiapa menyia-nyiakan shalat, maka Allah akan menyia-nyiakannya.”. “Apabila air mata membasahi pipi, maka jelaslah orang yang benar-benar menangis, dan yang pura-pura, menangis.”

“Wahai orang yang melelahkan tubuhnya, sudah berapa banyak kamu lakukan untuk kesenangan tubuhmu? Engkau telah melelahkannya dengan hal-hal yang merugikanmu. Perhatikanlah rohanimu dan lengkapilah keutamaannya, karena hanya dengan rohanilah engkau menjadi manusia, bukan dengan tubuh kasarmu. Wahai orang yang bersusah payah meramaikan rumah yang sudah menjadi puing-puing, apakah ada keramaian pada rumah yang sudah menjadi puing-puing?”

“Bersegeralah melakukan tobat yang tulus sebelum ajal datang mencabut nyawa. Jangan kamu remehkan dosa sekecil apapun, karena sesungguhnya amal perbuatan itu hanya dinilai dari kesudahannya. Barangsiapa yang dijumpai oleh Allah dalam keadaan cinta kepada-Nya, maka Allah lebih cinta kepadanya”

“Bangunlah wahai orang yang banyak tidur, sampai kapankah kebekuan ini berlangsung? Dunia ini adalah negeri yang fana, segala sesuatu yang ada padanya pasti lenyap. Kebaikan yang ada padanya sangat sedikit, sedang keburukannya banyak sekali. Usia di dunia makin berkurang, sedang keburukan makin bertambah. Oleh karena itu, perbanyaklah membuat bekal karena sesungguhnya perjalanan yang akan ditempuh sangat jauh.”

“Sesungguhnya Allah telah mempersiapkan manusia untuk urusan penting, sekiranya kamu memahaminya, oleh karena itu angkatlah dirimu tinggi-tinggi, jangan sampai kamu disamakan dengan ternak yang ditelantarkan”. “Kamu menangis dan menjerit saat dilahirkan oleh ibumu, sedang orang-orang di sekitarmu tertawa karena gembira. Maka beramallah untuk dirimu, sampai kamu tersenyum gembira pada hari kematianmu sedang mereka menangisi kepergianmu.”

“Jagalah lisanmu! Jangan kamu menyebut kekurangan seseorang, karena kamu pun mempunyai kekurangan dan orang lain mempunyai lisan. Jagalah matamu! Jika terlihat olehmu aib suatu kaum maka katakanlah,  “Hai mataku, orang lain pun mempunyai mata.”

“Seandainya saja kamu merasa manis sekalipun hidup ini pahit, dan seandainya saja kamu merasa puas sekalipun orang-orang lain marah, apabila kecintaanmu benar maka semuanya akan terasa mudah, karena tiap-tiap orang yang ada di muka bumi, semuanya berasal dari tanah”

(dikutip dari buku cambuk hati 1 dan 2 karya dr qaidh al qarni)