Wasiat Khalid Bin Walid

Wasiat Khalid

 

 

“Aku pernah merasa kesal padanya menyangkut karena suatu hal. Tapi ketika kurenungkan semua itu saat aku sakit dan atas kekuatan Allah.. Kusadari bahwa Umar bertindak atas kepentingan Allah. Apa pun yang ia perbuat terhadapku, juga ia lakukan pada kaum Muslim terdahulu. Ia ambil separo hartaku dan ia lakukan juga kepada kaum Muslimin terdahulu yang ikut bagian dalam perang Badar. Ia bersikap keras kepadaku, dan ia juga bersikap sama kerasnya pada yang lain. Aku suka memanfaatkan ikatan kekeluargaanku dengannya. Tapi kusadari itu hanya memberi kesan buruk pada hubungan kekerabatan kami. Ia tidak peduli pada kesalahan siapa pun, kecuali berhubungan dengan hukum Allah, ia copot jabatanku. Tapi kemudian kusadari bahwa ia juga memecat orang yang lebih baik dariku yaitu paman ipar Nabi sendiri, Sa’ad bin Abi Waqqas. Ia menghilangkan seluruh perasaan dendamku. Kami hanya berbeda pendapat, dan masing-masing pendapat ada dasarnya. Aku berada di dalam situasi perperangan dan aku terlarut di dalamnya. Jika aku mati, tolong katakan pada Amiril Mukminin… Bahwa kupercayakan padanya wasiatku, warisanku, puteriku.. Dan pemenuhan dari janji yang pernah kuucapkan.

(Khalid bin Walid)

Ya Allah sungguh mulianya nan bijak orang ini, semoga pemimpin dan calon pemimpin bangsa ini selalu meneladani para sahabat2 Rasul yang luar biasa :’)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s