For My Mother When she doesn’t feel beautiful

Don’t worry about your body.
It isn’t as small as it once was, 
But honestly, the world needs more of you. 
You look in the mirror 
like you’ve done something wrong, 
But you look perfect. 
Anyone who says otherwise is telling a lie 
to make you feel weak. 
And you know better. 
You’ve survived every single day, 
for as long as you’ve been alive.
You could spit fire if you wanted.

Well this is for My Mother when She Doesn’t Feel Beautiful :p

Izinkan aku mencintaiMu

Ijinkan Aku MencintaiMu..

Pantaskah aku berbicara tentang cinta,
ketika di batinku masih tersimpan berbagai keburukan..

Pantaskah aku mendekat kepadaMu,
ketika dalam sifatku masih tersembunyi kejahatan,
masih terbersit tipu daya,
masih penuh kotoran..

Sesungguhnya benar-benar pantaskah aku,
yang mengaku mencintaiMu..
Ketika aku selalu melanggar laranganMu,
ketika aku sering mengabaikan seruanMu,
ketika aku berpura-pura takut kepadaMu,
ketika aku banyak berkata dan sedikit berbuat..

Aduhai.., pantaskah aku mengaku mencintaiMu.

Pantaskah aku mengaku cinta,
sedang perbuatanku mencerminkan kedurhakaan?..

Allah, Ijinkan HambaMu MencintaiMu..

*speechless -_-

By; Abdullah Sholeh Hadrami

Kisah Kisah

Kisah-kisah

Sepasang matanya menangis. Bulir-bulir air mata jatuh bercucuran. Meleleh, menganak sungai pada kedua pipinya. Jelas. Hatinya perih. Bayangannya memilih berhenti mengarungi masa lalu. Bukannya lelah, bukannya menyerah, tetapi karena tak sanggup lagi, tak mampu lagi menahan isak yang lebih menyeruak.

Bahunya yang kurus gemetar. Tangannya masih menggenggam kitab kecil itu. Kitab yang berisikan banyak kisah-kisah. Mengantarkan siapapun yang mengeja kembali ke masa silam, bahkan ke masa yang belum ada.

Dan pada malam itu, ia sengaja menghabiskan waktu lebih lama. Hendak berkaca pada kisah yang tertera. Mengadukan apa yang tengah ia rasa. Ia hayati potongan-potongan ayat pada satu surat. Hanya pada satu surat, namun serta-merta ia dibuat malu, sepenuhnya malu, akan masalahnya yang tak ada seujung kuku.

Tangisnya pecah.

Perasaannya ikut menanggung apa yang dialami laki-laki itu. Laki-laki yang tercantum dalam kisah yang ia baca. Laki-laki yang ditinggal pergi oleh pembelanya, oleh paman dan istri kecintaannya. Pergi untuk selamanya ditengah hantaman ujian dan siksaan. Disebut gila. Dilempari kotoran unta. Lelaki itu merasa sendirian.

Namun perhatikan, betapa Tuhan sayang pada laki-laki mulia itu, hingga sampailah kepadanya firman-Nya, “Tuhanmu tidak meninggalkanmu dan tidak pula membencimu.”

Ah, rasanya seperti rintik hujan dimusim kemarau yang demikian panjang, pada hari-hari yang senantiasa terik.

Muhammad, nama lelaki itu, benar-benar sosok yang padanya  siapapun bisa banyak berkaca. Sosok yang bisa membuat banyak orang jatuh cinta, karena budi pekertinya yang agung. Dan kini, ia, pembaca kisah itu, belajar mengenai kesabaran. Sabar dalam ujian dan cobaan. Dalam kesendirian, yang sesungguhnya tak benar-benar sendiri.

Malam yang dingin itu sungguh-sungguh menyadarkan dirinya, menanamkan pesan dalam-dalam, agar selalu bercermin pada kitab itu. Bersahabat dengannya, menelaah kisah-kisah yang belum seluruhnya ia baca. Hingga kepada dirinya sendiri ia berkata, Sungguh, seberapapun tajamnya duka menggigit hari-hari. Seberapapun perihnya derita menyayat-nyayat ulu hati. Simaklah, perhatikanlah, kisah-kisah yang tertuang didalam Al-Qur’an. Niscaya taring duka itu akan terasa seolah tumpul. Dan sayatan derita seolah hilang kekuatannya.

Achmad Lutfi
Wolfsburg, 26.02.2013

Penulis ini berbicara tentang Kisah-Kisah, yah kisah-kisah dimana seharusnya kita banyak belajar darinya, menjadikannya panutan dalam berbagai hal memang tak mudah tetapi bukankah setidaknya kita  harus berusaha untuk memulainya? Bismillah 🙂

Kami Merinduimu ya Rasulullah :’)


“Pada suatu ketika, Rasulullah bertanya kepada para sahabat, “Siapakah yang paling luar biasa imannya?”

Para sahabat menjawab, “Malaikat, ya Rasulallah.”

Balas Rasulullah, “Sudah tentulah malaikat luar biasa imannya, kerana mereka sentiasa di sisi Allah.”

Seketika terdiam para sahabat, dan menjawab lagi, “Para nabi, ya Rasulallah.”

Rasulullah berkata, “Para nabi sudah tentu hebat imannya, kerana mereka menerima wahyu daripada Allah.”

Para sahabat mencuba lagi, “Kalau begitu, kamilah yang paling beriman.”

Jawab Rasulullah, “Aku berada di tengah-tengah kalian, sudah tentulah kalian orang yang paling beriman.”

Lalu, salah seorang daripada sahabat berkata, “Kalau begitu, Allah dan Rasul-Nya sahajalah yang mengetahui.” Maka dengan nada perlahan, Rasulullah berkata ; “Mereka adalah umat yang hidup selepas aku. Mereka membaca al-Quran dan beriman dengan isinya. Orang yang beriman denganku dan pernah bertemu denganku, adalah orang yang bahagia. Namun orang yang tujuh kali lebih bahagia adalah mereka yang tidak pernah bertemu aku tetapi beriman denganku.” Rasulullah diam seketika. Kemudian, beliau menyambung dengan suara yang lirih, “Sesungguhnya, aku rindukan mereka….” Sollu ‘alan nabi..” 

“Ya Rasulullah, kami juga amat merinduimu ketika ini :’)

Perkara yang membuat kita buta


saat bila tiba-tiba kita akhirnya menangis.
sebab perkara remeh temeh.
hal-hal kecik.
setelah lama mata kita kering.

barulah akhirnya kita tersedar,
kita rupanya belum cukup kuat.
hati masih rapuh,
ada ruang, ada lompong, ada kosong.
ada jarak,

dengan Tuhan.

kita alpa, kita lalai. kita lupa, kita leka.
DIA datang, DIA tunjuk.
perkara-perkara besar sudah membuat kita BUTA,
maka datang perkara-perkara kecil membuat kita terJAGA.

 

 URGHM… 

Lelaki Modern Vs Lelaki Kuno

PERBEDAAN LELAKI DULU DAN LELAKI SEKARANG (MASA KINI)

tumblr_mb64w7X7ed1qdxa23o1_500

Dulu,

Bila disebut lelaki, Wanitanya mendongak megah,

Lelaki kami Asadullah, Saifullah, Tokoh ramai tak terkira,

Kini,

Bila disebut lelaki, Wanitanya menunduk lemah,

Tokoh kami sedikit sekali, Ramainya, boneka Yahudi.

Dulu,

Bila disebut lelaki, Wanitanya tenang di hati,

Lelaki kami menjaga, melindungi,

kini,

Bila disebut lelaki, Wanitanya mahu cabut lari,

Lelaki khianat, perogol bersiri.

Dulu,

Bila seorang wanita teraniaya,  Sepasukan kuda putih membela,

Al-Mu’tasim kebanggaan wanita,

Kini,

Ribuan wanita suci dipenjara, Fatimah diperkosa minta dibela,

Lelaki tunduk tak bertenaga.

Dulu,

Bila wanita di bawah jagaannya, Lelaki memagari sehabis daya,

Tiada siapa berani menggoda,

Kini,

Bila wanita di bawah jagaannya, Lelaki tak kisah auratnya terbuka,

Wanitanya dibiar bebas, binasa.

Dulu,

Lelaki menggadai harta dan nyawa, Untuk mengangkat kemuliaan agama,

Kini,

Lelaki menggadai ketinggian agama,

Demi nafsu, dunia dan seisinya.

Dulu,

Lelaki bermatian mencipta sejarah,

Kental berjihad, tekun berdakwah,

Kini,

Lelaki hanya menyanjungi sejarah,

Diri bermalasan, tenaga tak dikerah.

Dulu,

Lelaki memperjuangkan deen dan ummah,

Al-Farouq, Zunurain mati terbunuh,

Kini,

Lelaki memperjuangkan diri dan kroninya,

Hingga sanggup membunuh.

Dulu,

Lelaki bersatu menghadapi musuh,

Angkatannya kuat dan teguh,

Kini

Lelakinya berpuak dan berpecah,

Sesama sendiri saling bertelingkah.

Kembalilah lelakiku, Pada kelelakianmu,

Kami rindukan lelaki dulu, Acuan Madrasah Rasul.

Srikandi, Damsyik, Syria

* Dipetik dari novel ‘Syabab Musafir Kasih’ Karya Fatimah Syarha Mohd. Noordi

asli nge-jleeeb kali Astagfirullah  😦

Dunia Paradoks

Bagaimana pendapatmu mengenai orang yang menjadikan hawa nafsu sebagai tuhannya dan Allah pun menyesatkannya di atas ilmu dan Allah telah mengunci pendengaran dan hatinya, serta meletakkan penutup pada penglihatannya? Maka siapakah yang dapat memberinya hidayah setelah Allah? Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?” (QS. Al-Jatsiyah : 23).

 

By kurniawangunadi:

Dunia di mata manusia itu terbalik-balik, membingungkan bagi yang tak punya pegangan. 

Di hadapan-hadapanmu kamu temukan anak kiyai pacaran lebih getol daripada anak preman. Pacaran tampak islami padahal sama-sama aja haram. Pasang foto sana-sini. Setan ketawa ketiwi, untung malaikat tak pakai kertas untuk nulis, bisa habis pohon di dunia buat jadi kertas.

Di tivi, anaknya bangga bernyanyi berbaju seksi di ajang nyari bakat pamer diri, di sampingnya Ibunya tertutup lengkap dari rambut sampe kaki.

Ada anak maling, tapi ngajinya tiada tanding. Ada anak suci dibilang anak haram, yang haram itu perbuatan orang tuanya.

Ada orang miskin, sekolah teramat sangat rajin. Disini, ya disini. Seorang sekolah saja pakai Golf GTI gayanya seperti selebriti, gerombolan kami menyebutnya. “Kaya” warisan. Mati orang tuanya, kalang kabut dia..

Di negara sini, selebriti dipuji-puji. Bikin salah segede gunung dimaafkan. Mau zina sampai bunuh orang, tetep dimaafkan, kemudian dipuja-puja. Sementara yang terpuji dicaci maki.

Contoh nih, Ari*l yang jelas-jelas berzina dipuji-puji, AA’ Gym yang berpoligami dicaci maki kemudian ditinggalkan. Padahal jelas, mana yang bener dan mana yang salah.

Itulah masyarakat kita, paradoks.

Orang berkata baik dianggap sok suci, orang berkata kotor dianggap anak gaul masa kini. Menolak rokok dianggap banci, padahal banci itu menerima rokok kalo kita kasih.

Orang di negeri ini guyonannya caci maki, makin pandai mencaci, makin laku di tivi-tivi. Paradoks.

Ya Allah, kiamat berapa tahun lagi ?

Short Story about love and life

1741 :

 

A very poor man lived with his wife.

One day, his wife, who had very long hair asked him to buy her a comb for her hair to grow well and to be well-groomed.

The man felt very sorry and said no. He explained that he did not even have enough money to fix the strap of his watch he had just broken.

She did not insist on her request.

The man went to work and passed by a watch shop, sold his damaged watch at a low price and went to buy a comb for his wife.

He came home in the evening with the comb in his hand ready to give to his wife.

He was surprised when he saw his wife with a very short hair cut.

She had sold her hair and was holding a new watch band.

Tears flowed simultaneously from their eyes, not for the futility of their actions, but for the reciprocity of their love.

 

MORAL: To love is nothing, to be loved is something but to love and to be loved by the one you love,that is EVERYTHING. Never take love for granted.

Beautiful story. sob.sob

10 Myths/Facts About Introverts

Myth #1 – Introverts don’t like to talk.
This is not true. Introverts just don’t talk unless they have something to say. They hate small talk. Get an introvert talking about something they are interested in, and they won’t shut up for days.

Myth #2 – Introverts are shy.
Shyness has nothing to do with being an Introvert. Introverts are not necessarily afraid of people. What they need is a reason to interact. They don’t interact for the sake of interacting. If you want to talk to an Introvert, just start talking. Don’t worry about being polite.

Myth #3 – Introverts are rude.
Introverts often don’t see a reason for beating around the bush with social pleasantries. They want everyone to just be real and honest. Unfortunately, this is not acceptable in most settings, so Introverts can feel a lot of pressure to fit in, which they find exhausting.

Myth #4 – Introverts don’t like people.
On the contrary, Introverts intensely value the few friends they have. They can count their close friends on one hand. If you are lucky enough for an introvert to consider you a friend, you probably have a loyal ally for life. Once you have earned their respect as being a person of substance, you’re in.

Myth #5 – Introverts don’t like to go out in public.
Nonsense. Introverts just don’t like to go out in public FOR AS LONG. They also like to avoid the complications that are involved in public activities. They take in data and experiences very quickly, and as a result, don’t need to be there for long to “get it.” They’re ready to go home, recharge, and process it all. In fact, recharging is absolutely crucial for Introverts.

Myth #6 – Introverts always want to be alone.
Introverts are perfectly comfortable with their own thoughts. They think a lot. They daydream. They like to have problems to work on, puzzles to solve. But they can also get incredibly lonely if they don’t have anyone to share their discoveries with. They crave an authentic and sincere connection with ONE PERSON at a time.

Myth #7 – Introverts are weird.
Introverts are often individualists. They don’t follow the crowd. They’d prefer to be valued for their novel ways of living. They think for themselves and because of that, they often challenge the norm. They don’t make most decisions based on what is popular or trendy.

Myth #8 – Introverts are aloof nerds.
Introverts are people who primarily look inward, paying close attention to their thoughts and emotions. It’s not that they are incapable of paying attention to what is going on around them, it’s just that their inner world is much more stimulating and rewarding to them.

Myth #9 – Introverts don’t know how to relax and have fun.
Introverts typically relax at home or in nature, not in busy public places. Introverts are not thrill seekers and adrenaline junkies. If there is too much talking and noise going on, they shut down. Their brains are too sensitive to the neurotransmitter called Dopamine. Introverts and Extroverts have different dominant neuro-pathways. Just look it up.

Myth #10 – Introverts can fix themselves and become Extroverts.
Introverts cannot “fix themselves” and deserve respect for their natural temperament and contributions to the human race. In fact, one study (Silverman, 1986) showed that the percentage of Introverts increases with IQ.

TES SEDERHANA OTAK

hayo mbak, mas otak-otaknya diborong *eh ngaco hahaha :p

*fokus* buat kalian yang ingin tau otak yang cenderung kalian gunakan bisa coba cara” seperti berikut semoga bermanfaat :))

TES SEDERHANA : OTAK KIRI ATAU OTAK KANAN !?

TES (A)

Genggam tangan seperti orang berdoa. Jika ibu jari tangan kiri berada di bawah ibu jari tangan kanan maka kamu cenderung menggunakan otak kiri. Sebaliknya, jika ibu jari tangan kanan berada di bawah ibu jari tangan kiri artinya otak kanan

TES (B)

Lipat tangan di depan dada. Jika lengan kanan di depan / di atas lengan kiri maka kamu cenderung menggunakan otak kiri dan jika lengan kiri di depan / di atas lengan kanan kamu cenderung menggunakan otak kanan.

HASILNYA?

(A) Kanan + (B) Kiri (Seimbang cenderung kanan)

Sangat perhatian, konvensional, berbelit-belit, cepat akrab dengan orang lain, waspada, pengalah, stabil.

(A) Kanan + (B) Kanan (Dominan otak kanan)

Suka tantangan dan bersikap apa adanya, cepat bertindak, imajinasi kuat, selalu ingin tahu dan suka tantangan, ceroboh dan nekad, jarang mendengarkan pendapat.

(A) Kiri + (B) Kiri  (Dominan otak kiri)

Berdedikasi, cuek, perfeksionis, logis, selalu merasa benar, bisa dipercaya, kaku, memiliki banyak hal yang membanggakan, lawan yang tangguh.

(A) Kiri + (B) Kanan (Seimbang cenderung kiri)

Suka mengurusi orang lain, berbakat jadi pemimpin, pandai berbicara dan menyiasati situasi, tenang, perhatian, bertanggung jawab, selalu berhati-hati dalam penampilan.

kalau aku aku aku yang bold merah + italic  hehe 😀

Jadi, manakah otak yang lebih cenderung kamu gunakan? 🙂