Kisah Kisah

Kisah-kisah

Sepasang matanya menangis. Bulir-bulir air mata jatuh bercucuran. Meleleh, menganak sungai pada kedua pipinya. Jelas. Hatinya perih. Bayangannya memilih berhenti mengarungi masa lalu. Bukannya lelah, bukannya menyerah, tetapi karena tak sanggup lagi, tak mampu lagi menahan isak yang lebih menyeruak.

Bahunya yang kurus gemetar. Tangannya masih menggenggam kitab kecil itu. Kitab yang berisikan banyak kisah-kisah. Mengantarkan siapapun yang mengeja kembali ke masa silam, bahkan ke masa yang belum ada.

Dan pada malam itu, ia sengaja menghabiskan waktu lebih lama. Hendak berkaca pada kisah yang tertera. Mengadukan apa yang tengah ia rasa. Ia hayati potongan-potongan ayat pada satu surat. Hanya pada satu surat, namun serta-merta ia dibuat malu, sepenuhnya malu, akan masalahnya yang tak ada seujung kuku.

Tangisnya pecah.

Perasaannya ikut menanggung apa yang dialami laki-laki itu. Laki-laki yang tercantum dalam kisah yang ia baca. Laki-laki yang ditinggal pergi oleh pembelanya, oleh paman dan istri kecintaannya. Pergi untuk selamanya ditengah hantaman ujian dan siksaan. Disebut gila. Dilempari kotoran unta. Lelaki itu merasa sendirian.

Namun perhatikan, betapa Tuhan sayang pada laki-laki mulia itu, hingga sampailah kepadanya firman-Nya, “Tuhanmu tidak meninggalkanmu dan tidak pula membencimu.”

Ah, rasanya seperti rintik hujan dimusim kemarau yang demikian panjang, pada hari-hari yang senantiasa terik.

Muhammad, nama lelaki itu, benar-benar sosok yang padanya  siapapun bisa banyak berkaca. Sosok yang bisa membuat banyak orang jatuh cinta, karena budi pekertinya yang agung. Dan kini, ia, pembaca kisah itu, belajar mengenai kesabaran. Sabar dalam ujian dan cobaan. Dalam kesendirian, yang sesungguhnya tak benar-benar sendiri.

Malam yang dingin itu sungguh-sungguh menyadarkan dirinya, menanamkan pesan dalam-dalam, agar selalu bercermin pada kitab itu. Bersahabat dengannya, menelaah kisah-kisah yang belum seluruhnya ia baca. Hingga kepada dirinya sendiri ia berkata, Sungguh, seberapapun tajamnya duka menggigit hari-hari. Seberapapun perihnya derita menyayat-nyayat ulu hati. Simaklah, perhatikanlah, kisah-kisah yang tertuang didalam Al-Qur’an. Niscaya taring duka itu akan terasa seolah tumpul. Dan sayatan derita seolah hilang kekuatannya.

Achmad Lutfi
Wolfsburg, 26.02.2013

Penulis ini berbicara tentang Kisah-Kisah, yah kisah-kisah dimana seharusnya kita banyak belajar darinya, menjadikannya panutan dalam berbagai hal memang tak mudah tetapi bukankah setidaknya kita  harus berusaha untuk memulainya? Bismillah 🙂

Rahasia Ayat Kursi

Khasiat Ayat Kursi :

☑ Baca pada saat keluar rumah,
70000 malaikat akan menjagamu dari semua sisi.

☑ Baca saat masuk rumah,
Kemiskinan tidak akan memasuki rumahmu.

☑ Baca setelah berwudhu,
Derajatmu akan dinaikkan 70 tingkat.

☑ Baca pada saat tidur,
Malaikat akan menjagamu sepanjang malam

☑ Baca setelah sholat,
Maka jarak antara kamu dan surga hanyalah kematian.

Sampaikanlah kepada orang lain,
maka ini akan menjadi Shadaqah Jariyah pada setiap orang yang Anda kirimkan pesan ini. Dan apabila kemudian dia mengamalkannya, maka kamu juga akan ikut mendapat pahalanya sampai hari kiamat…

☑ Kenapa kita tidur kalau Allah memanggil?
Tapi sanggup tahan mengantuk saat menonton film selama 3 jam?

☑ Kenapa kita bosan saat baca Al-Qur’an?
Melainkan kita lebih rela membaca timeline twitter, wall facebook, novel atau buku lain?

☑ Kenapa kita senang sekali mengabaikan pesan dari Allah?
Tapi kita sanggup memforward pesan yang aneh-aneh?

☑ Kenapa masjid semakin kecil?
Tapi bar dan club, semakin besar?

☑ Kenapa kita lebih sangat senang menyembah artis?
Tapi sangat susah untuk menemui Allah?

Pikirkan itu

Hadis

Pada suatu hari Saidina ‘Umar al-Khattab keluar melihat orang -orang sedang duduk berkumpul ,maka ia bertanya ,”Siapakah di antara kamu yang dapat menerangkan ayat apakah yang terbesar dalam al-Quran?”Ibn Mas’ud menjawab ,”Anda telah mendapatkan orang yang mengetahuinya , saya telah mendengar Rasulullah s.a.w bersabda : Ayat terbesar dalam al-Quran ialah (permulaan ayat kursi hingga akhir)” (Hadis Diriwayat Marduyah)

Sabda Rasulullah s.a.w bermaksud :”Bahawa ayat Kursi ini ialah penghulu ayat-ayat al-Quran dan sesiapa yang mengamalkannya akan terpeliharaah ia daripada bala bencana dan daripada gangguan syaitan serta mendapat pahala yang besar”. (riwayat Bukhari dan Muslim)

Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam – bahwa ia termasuk ayat yang paling utama dalam Kitabullah.

“Dari Ubay yaitu bin Ka’ab, sesungguhnya Nabi sallallahu’alaihi wa sallam bertanya kepadanya tentang ayat apakan yang paling agung dalam Kitabullah, beliau menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui.” Beliau ulang pertanyaannya beberapa kali. Kemudian dia menjawab, “Ayat kursi.” Maka beliau mengatakan, “Selamat bagi anda wahai Abu Mundzir dengan ilmu anda. Demi yang jiwaku yang ada di tangan-Nya. Sesungguhnya (ayat Kursi) mempunyai mulut dan dua bibir yang disucikan para Malaikat di kaki Arsy.” (Muslim telah meriwayatkannya, akan tetapi dalam teksnya tidak ada tambahan ‘Demi jiwaku yang ada di tangan-Nya dan seterusnya)

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu sesungguhnya Rasulullah sallallahu alaihi wa salalm bersabda,

سورة البقرة فيها آية سيدة آي القرآن لا تقرأ في بيت فيه شيطان إلا خرج منه: آية الكرسي

“Dalam surat Al-baqarah ada ayat-ayat utama dari ayat Al-Qur’an. Tidaklah engkau membacanya di dalam rumah, kecuali setan akan keluar. Itu adalah ayat Kursi.”

Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

أعظم آية في القرآن “الله لا إله إلا هو الحي القيوم”.

“Ayat yang paling agung dalam Al-Qur’an adalah ‘Allahu lailaha illa huwal hayyul Qoyyum’.
Quote:‘Dari Asma’ binti Yazid bin Sakan berkata, saya mendengar Rasulullah allallahu alaiahi wa sallam bersabda:

“Dalam dua ayat ini ‘Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyum’ dan ‘Alif laam miim, Allahu laa ilaaha illah huwal hayyul qayyum’, pada keduanya ada nama Allah yang agung.”
Quote:Dari Abu Umamah, tentang keutamaan membacanya setelah shalat fardu, dia berkata, Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda:

من قرأ دبر كل صلاة مكتوبة آية الكرسي لم يمنعه من دخول الجنة إلا أن يموت.

“Barangsiapa yang membaca ayat kursi setiap setelah selesai fardhu, tidak ada yang dapat menghalanginya masuk surga kecuali dia meninggal dunia.”

Bersabda Nabi saw., “Bagi tiap sesuatu ada gumbalnya. Bahwasannya gumbal Al-Qur’an ialah surat Al Baqarah. Di dalamnya ada satu ayat yang menjadi penghulu segala ayat. Jika dibaca ayat itu di dalam sebuah rumah, sedang di dalamnya ada setan, maka keluarlah setan itu dari rumah itu. Ayat itu adalah ayat al kursi.” (HR. Tirmidzi, hadits yang senada juga diriwayatkan oleh Al Hakim).

Bersabda Nabi saw., “Sebesar-besar ayat di dalam kitab Allah, ialah ayat Kursy.” (HR. Muslim).

Dari Imran bin Hushain ra. telah berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Siapa yang membaca Al Fatihah dan ayat al kursi di rumahnya, tidak dapat menimpa kepadanya penyakit ‘ain dari manusia atau jin di hari itu.” (Bey Arifin-Samudra Al Fatihah).

Dari Abu Umamah ra. dia mengatakan bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa membaca ayat al kursi setiap habis shalat, niscaya tidak ada yang akan menghalanginya ke surga, sesudah ia mati.” (HR. An-Nasa’i).

Dari Hasan bin ‘Ali r.huma. ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa membaca ayat al kursi sesudah shalat wajib, maka ia berada dalam perlindungan Allah sampai shalat berikutnya.” (HR. Thabrani).

Dari Abu Qatadah ra. Dari Rasulullah saw. “Barangsiapa membaca ayat al kursi ketika mendapat kesulitan, maka Allah swt. Akan menolongnya.” (Dalam kitab Al-Firdaus).

i Ali ra. berkata, “Aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa membaca ayat al kursi ketika beranjak tidur, maka Allah swt. Akan melindungi rumahnya, rumah tetangganya dan rumah-rumah kecil yang berada di sekitarnya.” (HR. Baihaqi).

Dari Ali ra. berkata, “Rasulullah saw. bersabda, ‘Barangsiapa membaca ayat al kursi ketika tengah berbekam, maka manfaat pembekaman itu adalah fungsi dua kali berbekam.” (HR. Dailami, Ibnu As Sinni).Quote:Dari Anas ra. “Barangsiapa membaca ayat al kursi setiap kali usai shalat wajib, maka dia akan terjaga hingga shalat yang lain. Dan tidak ada yang melanggengkannya, kecuali seorang nabi, shiddiqin atau seorang syahid.” (HR. Baihaqi).

Dari Abu Hurairah ra. dari Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa keluar dari rumah dan membaca ayat al kursi, maka Allah swt. Akan mengutus 70.000 malaikat kepadanya, yang memintakan ampunan dan mendoakannya.” Rasulullah saw. juga bersabda, “Barangsiapa kembali ke rumahnya, lalu dia membaca ayat al kursi, maka Allah swt. Mencabut kemiskinan darinya.” Maka orang yang melanggengkan ayat al kursi akan menjadi kekasih Allah swt. Di mana Allah swt. Akan menjaganya sebagaimana Allah swt. Menjadi kekasih-Nya, yaitu Rasulullah saw.

Rasulullah saw. berpesan kepada Ali bin Abu Thalib ra. Rasulullah saw. bersabda, “Jika kamu menginginkan suatu kepentingan, maka bacalah ayat al kursi, kemudian meulailah dengan kaki kananmu.”

Dari Aisyah rah. Bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa membaca 4 ayat dari awal Al Baqarah, ayat al kursi, 2 ayat sesudahnya dan 3 ayat akhir Al Baqarah dalam suatu malam, maka Allah swt. Menjaganya, menjaga keluarga, anak, harta, akhir dan dunianya.” (HR. Dailami).

SUBHANALLAH… InsyaAllah Bismillah Semampunya mencoba untuk Mengamalkannya 🙂

Sumber 

if they ask about islam, explain this

maybe there is someone out there or maybe your friend who not muslim but want to know about islam we can explain this, we can tell them how beautiful islam

anonymous asked a question : I am a Christian I have read about Jesus in the Al-quran …

Please tell me more about Islam

Bismillah, insyaAllah this is must be the answer :

Hi there,

Islam is a religion, in which Muslims believe that there is no deity worthy of being worshipped except God, and that Muhammad (peace be upon him) is God’s servant and messenger.

By reading about Islam in the Qur’an, I’m sure you know that the Qur’an is what we believe to be the word of God, and we also believe that God sent messengers to mankind to guide/keep them upon the straight path- and that is again to believe in One God, to worship Him and not to associate anything with Him. Thus, the previous prophets are mentioned in the Qur’an, such as Abraham, Moses, Jesus (peace be upon them all). They were all noble Prophets of God, and Muhammad (peace be upon him) was the seal of all Prophets-the last Prophet and all the Prophets came with the same message. However, the difference is that each previous Prophet was sent by God to a particular peoples, for example Jesus (peace be upon him) was sent to the Jews, and in fact most Christians believe that Jesus preached for 3 to 3 and a half years, thus his message was directed specifically to those people. But Muhammad (peace be upon him) came with a message for the whole of humanity, thus the Qur’an is relevant to us today.

Furthermore, previous scriptures such as the Injil (the Gospel given to Jesus (pbuh), the Torah, the Zabur (the Psalms given to David (pbuh)) have all been tampered with by man. As Muslims we must believe that these were originally the word of God, but even today with revised editions of the Bible being published annually, we know for a fact that the Bible is no longer the original word of God. Historians also inform us that the practice of Christianity in itself (as well as the initial message of Jesus pbuh) has been changed, one example of this being the council of Nicea (325 AD) where it was established that the Holy Trinity was a fundamental Christian concept, which Christians did not used to practice before this.

God sent the last revelation, and the Qur’an is a miracle in itself. It cannot be tampered with, the language is so complex that no-one has been able to duplicate it, and God even challenges anyone who questions it to ‘bring a verse like it’ (Qur’an, Chapter 2: Verse 23).

At the time of the Prophet (peace be upon him), approximately 1433 years ago, revelation from God was much needed. The Arab society was corrupt and unjust, with women being buried alive in infancy and seen as lowly in society, with the Arabs being split up into tribes, some of whom were constantly at war. There were many other problems, too many to mention, thus when the Prophet Muhammad (peace be upon him) received revelation from God through the Angel Gabriel, he came with a solution for society, and a solution for humanity as a whole. This is an essential point for when we look at religion, it should be personal to us and to make us better people, but also effective and beneficial for society as a whole, and Islam offers this.

This is obviously a very brief explanation, and it would be much more beneficial if you could come off anon and we could discuss this further. I hope this helped shed some light onto our beautiful religion.

Pesan dari Surga

tumblr_mdvurtZyej1qgiu4qo1_500

Hai,

Ada salam rindu dari surga bagimu

Tapi cinta yang disampaikan Al-Qur’an untukmu kenapa kau abaikan?

Sajadah panjang di penghujung malammu kenapa kau tepiskan?

Koin sedekahmu, kenapa tak kau hantarkan?

Bibirmu kenapa tak kau hias dengan dzikir dan senyuman?

Makananmu kenapa tak kau jaga dalam kehalalan dan kebaikan?

Sudah berapa banyak ikhtiar untuk jumpa Allah di surgaNya yang telah kau lakukan hari ini?

Jangan sampai surga tak rindu lagi

*speechless takut -__-

Surah Berharga Dalam Al-Quran

‎10 Surah Yang Paling Berharga Dari Al-Quran

1-Surah Al-Fatihah : mencegah dari kemurkaan Allah SWT
2- Surah Yasin : mencegah dari kehausan pada hari Kiamat
3-Surah Ad-Dukhan : mencegah daripada huru-hara hari Kiamat
4-Surah Al Waqiah : mencegah daripada kefakiran
5-Surah Al-Mulk : mencegah daripada Azab Kubur
6-Surah Al-Kauthar : mencegah daripada perbalahan atau permusuhan
7-Surah Al-Kafirun :mencegah daripada menjadi kafir semasa meninggal dunia
8-Surah Al-Ikhlas : mencegah daripada bersifat munafiq
9-Surah Al-Falaq : mencegah daripada perasaan hasad
10-Surah An-Nas :mencegah daripada terkena penyakit was-was

dan tentu saja semua surah juga berharga karena masing” memiliki faedahNya apalagi Al-Quran diturunkan Langsung oleh Sang Pencipta melalu perantara Baginda Rasullulah saw yang dengan kita membacanya bernilai pahala di mata Allah yang Maha Kuasa insyaAllah amin :’)

Back to Al-Quran

 

  • MANUSIA BERTANYA : Bolehkah aku frustrasi ?
  • QUR’AN MENJAWAB : Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. (Ali Imraan : 139)
  • MANUSIA BERTANYA : Kenapa aku diberi ujian seberat ini?
  • QUR’AN MENJAWAB : Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya (Al-Baqarah : 286)
  • MANUSIA BERTANYA : Kenapa aku tidak diuji saja dengan hal-hal yang baik ?
  • QUR’AN MENJAWAB :  boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (Al-Baqarah : 216)
  • MANUSIA BERTANYA : Kenapa aku diuji ?
  • QUR’AN MENJAWAB : Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:”Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? (Al-Ankabuut : 2). Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (Al-Ankabuut : 3)
  • MANUSIA BERTANYA : Bolehkah aku berputus asa ?
  • QUR’AN MENJAWAB : dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir. (Yusuf : 87)
  • MANUSIA BERTANYA : Bagaimana cara menghadapi ujian hidup ini?
  • QUR’AN MENJAWAB : Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung. (Ali Imraan : 200)
  • MANUSIA BERTANYA : Bagaimana menguatkan hatiku?
  • QUR’AN MENJAWAB :  Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal (At-Taubah : 129)
  • MANUSIA BERTANYA : Apa yang kudapat dari semua ujian ini?
  • QUR’AN MENJAWAB : Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu’min, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka…(At-Taubah : 111)

Sumber