Nasihat Imam Ghazali

Nasihat Imam Ghazali rahimahullah

Pintu-pintu syaitan masuk ke dlm hati:

1. Pintu marah dan syahwat.
2. Hasad dengki dan tamakkan keduniaan.
3. Kekenyangan makanan.
4. Kegemaran menghias diri dan rumahtangga.
5. Keinginan mengampu.
6. Gopoh dan tidk menyelidiki terlebih dahulu.
7. Harta dan wang ringgit.
8. Lokek dan takutkan kemiskinan.
9. Keterlaluan fanatik dan taksub kpd mazhab serta mendendam dan menghina.
10. Perbuatan memikir tentang zat dan sifat2 Allah dan perkara2 tanpa ilmu pengetahuan dan di luar akal fikiran.
11. Sangkaan buruk sesama kaum muslimin

Ya Allah, jauhkanlah kami daripada sifat-sifat mazmumah.. 

Beberapa Hal yang Mesti Kau Catat lalu Kau Baca saat Merasa Sendiri

http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ4GEEAaBC6YO5mXLQFFGPkEmA_krEJWwAGxL6qZ3NXo7raN6WZ

By ; @NDIGUN

Ada yang diam-diam ingin disapa olehmu. Percayalah.

Ada yang mengharap pertemuan kedua, setelah matamu mendarat di matanya, tanpa aba-aba. Ada yang setiap hari terbangun buru-buru, demi sebuah frasa ‘Selamat pagi’ dari bibirmu. Ada yang tak pernah berhenti mencatat. Sebab, setiap kalimatmu adalah peta. Ia tak mau tersesat.

Ada mata yang berbinar sempurna dalam tunduk sipu, tiap kau sebut sebuah nama, miliknya. Ada yang mengembangkan sesimpul lengkung di bibirnya, di balik punggungmu, malu-malu. Ada yang memilih terduduk saat jarakmu berdiri dengannya hanya beberapa kepal. Lututnya melemas, tiba-tiba. Ada yang tak pernah melepas telinganya dari pintu. Menunggu sebuah ketukan darimu.

Ada yang dadanya terasa berat dan kau tak pernah tahu, saat kau tak tertangkap matanya beberapa waktu. Ada yang pernah merasa begitu utuh, setelah kaki-kaki menjejak jauh darinya. Sekarang, runtuh.

Ada yang diam-diam mendoakanmu, dalam-dalam. Percayalah.

by : estipilami

Ada yang mengharap kamu untuk hadir sekali lagi, meski ia tahu semuanya hanya bisa terjadi hanya di dalam mimpi.

Ada yang mengharap kamu untuk kembali, meski ia tahu sudah ada yang lain—berdiri dengan tegak di sisi, melindungi.

Ada yang mengharap rindu untuk pulih, bersamaan dengan ceritanya dengan seorang teman—tentangmu yang entah kapan akan membuatnya letih.

Ada yang mengharap bahwa dalam doa, ia cukup untuk meminta kepada Sang Maha agar sekiranya kamu bisa berbahagia.

Ada yang mengharap sebuah pesan akan mampir sebentar ke ponselnya. Pesan yang singkat—asal darimu, menanyakan hal yang tak penting pun tak apa.

Ada yang mengharap kamu untuk tetap ingat segala hal yang ingin ia lupakan tanpa niat.

Ada yang mengharap renyah tawamu, meski ia harus berpikir keras bagaimana caranya untuk melakukan hal yang konyol namun lucu.

Ada yang mengharap kamu akan baik-baik saja, meski itu artinya ia harus merelakan hampir segalanya.

Ada yang mengharap kamu memikirkannya sebentar saja, saat ia sedang benar-benar memikirkanmu seutuhnya.

Ada yang mengharap untuk ditugaskan menjadi satu, di hatimu.

Ada yang mengharap kamu agar tidak tahu bahwa selama ini, dari jauh, ia cukup jeli dalam mengamatimu.

Barangkali saja itu dia, yang selama ini sedang diam-diam mengagumi, namun kamu belum juga menyadarinya.

Sederhana saja, jika kalian akan baik-baik saja sebelum dan sesudahnya, ia mungkin tidak akan mencintaimu tanpa suara.

 

Aku kembali mencari yang Abadi

dan sudah lama,
ku pujuk hati,
mari kembali mencari YANG ABADI.

dan sudah lama,
ku pujuk diri,
mari kembali kep

ada YANG SETIA MENANTI.

dan sudah lama,
aku pesan pada diri,
supaya berhenti mencari dan berharap pada mimpi yang tak pasti.

sungguh,
hingga saat dan detik ini,
hati masih begini,
masih bertatih-tatih ‘mencari’.

dan,
aku cuma bimbang,
bahawa kesempatan akan akhirnya berlalu pergi sia-sia 

dan aku bisa apa? yah mungkin aku hanya bisa  tersenyum-melihat-langit ~

Masalah Hati

yah memang sulit melupakan seseorang yang pernah mengisi hati. siapapun mungkin pernah mengalaminya, karena perasaan seperti ini banyak yang merasakannya. Bukan hal yang tabu ketika kalian membicarakannya agar bisa mengolah rasa itu menjadi rasa yang tidak menimbulkan kegetiran dalam menjalankan hidup.

Rasa cinta memang fitrah, tapi keadaan lah yang merubah fitrah itu menjadi sebuah fitnah. Keinginan untuk dicintai dan mencintai menjadi tombak seseorang untuk merasakan cinta yang belum halal.

Melupakan orang yang pernah di cintai memang bukan perkara mudah, bukan hanya orang yang melaksanakan ‘pacaran’ saja yang pernah merasakan hal ini. Tapi bagi orang yang tak pernah merasakan pacaran bahkan tak pernah mengungkapkan isi hatinya pun merasakan hal ini. Ini lah bukti bahwa cinta yang fitrah bisa menjadi fitnah yang nyata bila tak diolah dengan bijak.

Sadarilah bahwa kalian sedang melangkah untuk menjadi lebih baik.Sudah seharusnya ketika si ‘dia’ tak bisa di miliki, dia sudah menjadi bagian masa lalu mu. Kalo memang sulit untuk melupakannya, tak perlulah tiba-tiba harus dilupakan. Tapi biarlah si dia menjadi pengingat mu bahwa masih ada cinta sejati yang menunggumu didepan, karena kalian bukan menanti masa lalu.

Si dia dengan kehidupannya dan kamu dengan kehidupanmu, ini lah yang harus di tekankan dalam perjalanan hidupmu. Toh ketika kamu berusaha keras melupakan si dia, dia justru sedang asyik melenggang tanpa memikirkanmu. Lantas siapa yang merugi kalo seperti ini. Rasa sakit karna ternyata dia gak memilihmu untuk menjadi pemberhentian terakhir , bukan berarti menjadikanmu lupa bahwa ALLAH selalu ada disampingmu.

Apalagi bagi yang ingin melupakan si dia karena pernah melegalkan aktivitas pacaran. Justru ALLAH sangat sayang padamu, Dia bebaskan kamu dari aktivitas maksiat. Harusnya kalian bangga dan senang ALLAH masih perhatian padamu. Kalian dituntun untuk menjadi orang yang lebih baik lagi, dengan cinta yang diberikanNya. Dari sini lah kamu harus bersadar diri, bahwa melupakan mantan kekasih yang tak pernah halal bagimu adalah sebuah kebangkitan. Bangkit dari keterpurukan maksiat yang pernah kamu lakukan dan bangkit untuk memperjuangkan agama ALLAH.

Anggaplah cinta pada mantan kekasihmu yang masih tersimpan sampai saat ini adalah bagian dari pengingatmu akan masa lalu, agar kalian tak pernah mengulanginya lagi. Sungguh merugilah bagi orang yang dituntun menjadi lebih baik, namun dia kembali mengikuti alur masa lalunya.

Sedangkan bagi yang tak pernah pacaran, tapi pernah merasakan jatuh cinta yang sangat pada si dia. Namun dia tak menambatkan hatinya padamu, dan memilih menambatkan hatinya pada orang lain. kamu mungkin merasakan sakit yang lebih dahsyat, karena tak pernah mengungkapkan rasa cintamu. Disebabkan ingin menjaga hati dan izzah mu juga dia.

Masalah hati ini memang tak bisa dipecahkan secara rasional, karna sekali lagi ini masalah perasaan yang hanya kamu lah yang tahu seberapa besar dan seberapa dahsyat. Namun harus ada keberanian yang kuat untuk melupakannya, sangat disayangkan penjagaanmu terhadap izzah harus tercoreng karna cinta yang tak pernah dihalalkan. Ibarat minum obat, kamu harus berani minum obat yang pahit sekalipun agar kamu segera sembuh dari sakitmu.

Yang perlu selalu kamu ingat dan tekankan pada hatimu adalah kelak akan ada orang yang lebih berhak untuk mendapat cinta sejatimu dari pada orang yang sekarang ini tak mampu di lupakan. Tak mungkin juga kamu akan lebih mencintai si dia yang tak halal bagimu daripada orang yang telah halal bagimu, hal ini harus segera ditegaskan dalam hatimu. Bahwa kelak ada orang yang patut kamu cintai, jodohmu yang HALAL.. 🙂

 

 

 

Hukum Truk Sampah

Suatu hari saya naik sebuah taxi dan menuju ke Bandara.

Kami melaju pada jalur yg benar ketika tiba-tiba sebuah mobil hitam melompat keluar dr tempat parkir tepat di depan kami.

Supir taxi menginjak pedal rem dalam-dalam hingga ban mobil berdecit dan berhenti hanya beberapa cm dari mobil tersebut.

Pengemudi mobil hitam tersebut mengeluarkan kepalanya & memaki ke arah kami.

Supir taxi hanya tersenyum & melambai pada orang tersebut.

Saya sangat heran dgn sikapnya yang bersahabat.

Saya bertanya, “Mengapa anda melakukannya? Orang itu hampir merusak mobil anda dan dapat saja mengirim kita ke rumah sakit!”

Saat itulah saya belajar dr supir taxi tsb mengenai apa yg saya kemudian sebut “Hukum Truk Sampah”.

Ia menjelaskan bahwa banyak orang seperti truk sampah.

Mereka berjalan keliling membawa sampah, seperti frustrasi, kemarahan, kekecewaan…

Seiring dengan semakin penuh kapasitasnya, semakin mereka membutuhkan tempat utk membuangnya, & seringkali mereka membuangnya kepada anda.

Jangan ambil hati, tersenyum saja, lambaikan tangan, berkati mereka, lalu lanjutkan hidup…

Jangan ambil sampah mereka utk kembali membuangnya kpd orang lain yang anda temui, di tempat kerja, di rumah atau dlm perjalanan.

Intinya, orang yg sukses adalah orang yang tidak membiarkan “truk sampah” mengambil alih hari-hari mereka dgn merusak suasana hati.

Hidup ini terlalu singkat utk bangun di pagi hari dgn penyesalan, maka kasihilah orang yg memperlakukan anda dgn benar, berdoalah bagi yg tidak…

Hidup itu 10% mengenai apa yg kau buat dengannya dan 90% ttg bagaimana kamu menghadapinya dengan JADI DIRI SENDIRI..

Hidup bukan mengenai menunggu badai berlalu, tapi tentang bagaimana belajar mensyukuri dan menari dalam hujan…

Sumber

semua orang indah dan unik

pernahkah loe loe dan loe saat ngaca tetapi malah menatap diri dengan kurang bijaksana dan keluhan” yang tak tentu arah? sometimes ini juga terjadi pada diri gue sendiri yang tak kenal rasa syukur dan terkadang menatap diri seakan diri ini rendah.

terkadang ketika kita melihat di cermin dan berkata kepada diri kita sendiri  “mengapa aku tidak cantik/ganteng”, apa yang seharusnya kita  katakan adalah “Allah saya tidak tahu berterima kasih”. Kita harus puas dengan apa yang diberikan oleh Allah kepada kita  dan berhenti membandingkan diri kita dengan standar palsu yang diciptakan oleh industri fashion. Setiap orang  indah dan unik dengan pribadi mereka masing” tidak ada hal yang  jelek [ada diri kita hanya karena Anda tidak terlihat seperti laki-laki dan perempuan di majalah-majalah yang beredar.

Ketika orang tidak bisa melihat keindahan dalam diri Anda itu tidak berarti Anda jelek tapi itu berarti bahwa hati mereka rusak, arogansi mereka adalah langit yang tinggi dan mata mereka telah berdosa sehingga mereka tidak dapat melihat keindahan pada orang lain lagi.

Jadi pada saat kita melihat di cermin katakanlah “alhamdulillah” dan membuat kita bersyukur. Tak satu pun dari kita adalah jelek, hanya saja beberapa orang yang begitu sombong  yang kenyataanya mereka harus menjatuhkan orang lain untuk merasa lebih baik tentang diri mereka sendiri, ini mengatakan sesuatu tentang “kecantikan” dan apa-apa tentang Anda.